Langsung ke konten utama

Manfaat Tanaman Krokot untuk Obat Herbal

Disekitar kita banyak sekali tumbuh tanaman, karena Indonesia termasuk kaya akan berbagai jenis tanaman yang tumbuh subur. Kadang kita mengabaikan tanaman di sekitar kita karena mereka tumbuh liar. Bagi yang suka hunting obat-obat herbal, bisa jadi tanaman tersebut jadi harta karun untuk obat berbagai penyakit.

Salah satu tanaman yang sering ditemui di pinggir jalan adalah Krokot. Biasanya krokot sering dipakai untuk makanan jangkrik. Ternyata Krokot banyak sekali manfaatnya.

Krokot atau Portulaca adalah genus tanaman suku Portulacaceae. Ratusan spesies bisa ditemukan di daerah tropis dan daerah bermusim empat.

Salah satu spesies yaitu Portulaca oleracea ternyata bisa dapat dimakan dan dikenal di beberapa daerah sebagai tanaman hama. Beberapa spesies Portulaca juga menjadi makanan bagi ulat ngengat dan kupu-kupu.

Tumbuhan merambat di tanah atau bebatuan dengan daun berwarna hijau selebar biji kwaci, dan batangnya merah. Tanaman ini dikenal juga dengan nama daerah gelang, resereyan, dan jalu-jalu kiki.

Krokot diyakini dapat menurunkan panas, menghilangkan rasa sakit, peluruh kencing, antitoksin, penenang, menurunkan gula darah, anti skorbut (karena kekurangan vitamin c), menguatkan jantung, menghilangkan bengkak, dan melancarkan aliran darah.


Bagian yang digunakan:Seluruh bagian krokot, mulai dari batang, akar dan daun. Baik yang masih segar atau yang telah dikeringkan. Cara pengeringannya mulai dari dicuci bersih, diuapkan, lalu dijemur kemudian digiling menjadi bubuk untuk disimpan. Bisa juga langsung disimpan dalam bentuk tablet atau kapsul, bila memang sudah memiliki alat pengemasannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keuntungan Produk Organik

Makanan organik memberikan banyak manfaat. Beberapa studi menunjukkan bahwa makanan organik memiliki gizi lebih tinggi dan sebagai antioksidan. Selain itu, orang-orang yang alergi terhadap makanan, bahan kimia atau pengawet sering tidak bisa makan kecuali dengan produk makanan organik. Keuntungan yang lain antara lain: Produk Organik mengandung pestisida yang rendah. Pestisida adalah bahan kimia yang biasanya digunakan untuk pembasi hama di bidang pertanian. Pestisida biasanya akan menempel atau masuk kedalam produk pertanian yang kita makan. Produk Organik biasanya lebih segar. Karena tidak ada zat tambahan dalam makanan organik, sehingga makanan organik umumnya tidak awet dan harus cepat dimakan. Tetapi kadang ada teknologi yang bisa mengolah bahan makanan menjadi bentuk lain yang tahan lama dan mudah dalam kemasan. Pertanian Organik ramah lingkungan. Jelas sekali karena tidak menggunakan zat kimia, sehingga limbah pertanian organik tidak akan membuat polusi lingkungan. Pertani...

Ikan Guppy Bisa Memberantas Demam Berdarah

Ikan Guppy bukan ikan yang sulit ditemukan. Kalau yang siripnya bagus, biasanya banyak di jual. Tetapi sebenarnya ikan ini sering kita temui di selokan-selokan yang airnya cukup jernih. Ternyata Ikan Guppy ini sangat effektif untuk mencegah menjalarnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena ikan ini memakan larva-larva nyamuk yang ada di genangan air. Ini sudah dibuktikan di Kamboja dan Laos. Kedua negara tersebut bekerja sama dengan ADB dan WHO untuk bisa mengimplementasikan pencegahan penyebaran deman berdarah dengue secara alami. Mereka menyebutkan gerakan ini sangat murah, bisa dilakukan sepanjang tahun,dan tentunya masyarakat bisa ikut berpartisipasi langsung. Ini juga mengurangi penggunaan zat kimia yang effeknya bisa lebih mahal nantinya. Ide ini sangat brilian, dengan memanfaatkan ikan, penyakit deman berdarah bisa dikurangi juga. Semoga bisa diterapkan di Indonesia juga. Sumber: The Jakarta Post

Daur Ulang Oli Bekas, Mungkinkah?

Apakah anda mempunyai mobil atau motor atau mesin yang menggunakan oli mesin. Apa yang Anda lakukan dengan oli bekas? Memang umumnya kita (seperti saya juga) tidak pernah tahu oli bekas kendaraan kita dibuang kemana, karena umumnya kita ganti oli dibengkel. Saya pernah melihat ada mobil bak dengan drum-drum oli yang berjalan dari bengkel ke bengkel untuk mengambil oli bekas ini. Tapi kadang-kadang ada orang yang sering menggunakan oli bekas ini untuk melumasi rantai motor, ada juga untuk disiramkan ke tanaman supaya tanaman tersebut mati total, ada juga yang dibuang di selokan. Tindakan ini sebenarnya tidak bijaksana, karena membuang oli ke tanah akan bisa merusak tanah dan kemungkinan besar akan mencemari air tanah di sekitarnya. Kita semua tahu oli adalah barang yang sangat beracun jika masuk ke dalam tubuh manusia, jadi apa jadinya jika kita buang oli ke selokan atau aliran air lainnya, sedangkan seperti di Jakarta, air PAM diperoleh dari air sungai. Teknologi Daur Ulang Oli ...